SCCIC –  (18/ 01 / 2019 ) Dalam 15 tahun mendatang, 40 persen pekerjaan di dunia dapat dilakukan oleh mesin, menurut pakar kecerdasan buatan (artificial intelligence) di China, Kai Fu Lee, seperti dikutip CBS News.

AI (artificial intelligence) akan menggantikan pekerjaan manusia. Tidak hanya untuk buruh pabrik, tetapi juga karyawan kantoran, kata Lee.

“Sebagai pengendara roda empat, seperti sopir akan dengan mudah digantikan AI, sejumlah pekerjaan yang tampaknya sedikit rumit, seperti koki, pelayan kafe, banyak hal di antaranya yang akan menjadi otomatis digantikan AI dalam jangka waktu 15 sampai 25 tahun. AI akan menggantikan sekitar 40 persen dari pekerjaan di dunia.” Jelasnya.

Lee percaya, AI akan mengubah dunia ini jadi lebih baik dari apa pun dalam sejarah umat manusia. Bahkan listrik sekalipun.

Hal ini dilihatnya dari penelitian Lee membiayai perusahaan-perusahaan yang memasang sistem kecerdasan buatan di ruang kelas terpencil di seantero China untuk meningkatkan mutu pembelajaran bagi siswa-siswi yang tempat sekolahnya jauh dari kota-kota besar di Tiongkok. Sistem AI tersebut dirancang untuk mengukur minat dan kecerdasan siswa berdasarkan mata pelajaran.

“AI juga dapat membuat profil detil siswa dan mengetahui hambatan yang dialami oleh siswa tersebut, sehingga guru dapat mempersonalisasi area di mana siswa membutuhkan bantuan,” Jelas Lee.

Lee menambahkan AI akan menciptakan nilai, meningkatkan efisiensi, dan dalam arti luas melakukan lebih baik dari apa yang kita lakukan. Juga lebih cepat karena tidak perlu membangun jaringan listrik, koneksi internet, atau cell towers – karena hanya berjalan di cloud, dan itu jauh lebih plug-and-play daripada revolusi sebelumnya.

Baca lebih lanjut mengenai Artificial Intellegence di sini.

Atau bisa ditonton di video berikut ini.

[youtube v=”EXUjB_7zDSQ”]