Blockchain merupakan rantai blok urut yang dirangkai dan didistribusikan bersama. Setiap blok terdiri dari ledger atau buku besar dan tiga elemen, yaitu data, hash, dan hash dari blok sebelumnya

Jenis data yang digunakan pada teknologi ini bergantung pada tujuan blockchain itu sendiri, contohnya dalam bitcoin data block berisikan seluruh detail transaksi, mulai dari jumlah koin, pengirim, hingga penerima

Penerapan teknologi blockchain biasanya diaplikasikan pada sektor keuangan, namun beberapa penelitian saat ini berfokus pada pengaplikasian blockchain pada sektor industri lainnya, salah satunya adalah kesehatan pada rekam medis pasien

Rekam medis pasien merupakan rekaman kesehatan dari pasien berupa identitas pasien, hasil pemeriksaan, treatment yang diberikan, dan aksi atau jasa kesehatan lainnya dari pasien tersebut

Rekam medis pasien diregulasi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia nomor 269/MENKES/PER/III/2008 dan merupakan suatu dokumen yang sangat rahasia dan hanya boleh ditulis oleh dokter atau pihak tenaga kesehatan yang melakukan tindakan kepada pasien tersebut

Mekanisme pada penyimpanan rekam medis pasien sangat mirip dengan mekanisme pada transaksi mata uang kripto yang menggunakan teknologi blockchain, sehingga muncul pertanyaan apakah teknologi blockchain dapat diterapkan pada rekam medis pasien?

Di indonesia, tidak semua fasilitas kesehatan menerapkan teknologi dalam penyimpanan rekam medis pasien (terutama teknologi blockchain) sehingga kadang kali ditemukan banyak masalah dan kendala, terutama ketika pasien melakukan konsultasi pada fasilitas kesehatan yang berbeda.

Integrasi rekam medis pasien yang tidak baik dan kurangnya digitalisasi pada rekam medis dapat mengakibatkan kekurangan atau bahkan kesalahan diagnosa yang diberikan oleh dokter kepada pasien atau bahkan kecurangan pasien ketika melakukan claim asuransi kesehatan

Dengan kemampuan utama dari blockchain adalah immutable, yaitu data yang tidak dapat diubah atau dirusak, kerahasiaan dan keamanan dari data akan semakin kuat sehingga pada penerapannya di rekam medis akan sangat bermanfaat, terutama pada diagnosa dokter dan claim asuransi kesehatan palsu