sumber – unsplash.com

Kota Cerdas atau Smart CIty merupakan pengembangan kota berbasiskan teknologi informasi dan beberapa kota di Indonesia telah mengadopsi dan menerapkan konsep tersebut.

Dari hasil kajian Smart City yang dilakukan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada tahun 2017, urgensi Smart City lahir dari bertambahnya tingkat pertumbuhan penduduk di perkotaan sebesar 2,75 persen setiap tahunnya dan menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), diprediksi penduduk yang tinggal di perkotaan sebesar 56,7 persen pada tahun 2020 dan akan terus meningkat menjadi 66,6 persen pada tahun 2035

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan terdapat beberapa indikator smart city, yaitu

  1. Smart development planning
  2. Smart green open space
  3. Smart transportation
  4. Smart waste management
  5. Smart water management
  6. Smart building
  7. Smart energy

Indikator ini merupakan inovasi dari konsep green city yang digabungkan dengan penggunaan sistem teknologi informasi dan komunikasi pintar. Nantinya indikator ini akan berguna sebagai target perkembangan kota cerdas di Indonesia – Basuki Hadimuljono, Selasa (24/3/2015)

Beberapa kota di Indonesia kini telah mencoba menerapkan konsep smart city, yaitu Surabaya, Jakarta, Bandung, Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Binjai

Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2015 resmi meluncurkan program Smart CIty dan keberadaannya diklaim mempermudah kinerja aparat pemerintah provinsi agar lebih cepat merespons keluhan warga.

Portal Smart city juga menyediakan informasi mengenai headway atau jarak antar-bus baik saat jam sibuk maupun tidak sehingga manajemen lalu lintas bus bisa tepat waktu

Selain itu, portal smart city Jakarta digunakan untuk memonitor banjir, truk sampah, mesin berat, dan lain sebagainya. Selain itu, terdapat aplikasi yang dapat digunakan secara dua arah yang mampu memfasilitasi masyarakat agar mampu menyampaikan aspirasi melalui pengaduan real-time

Bandung

Pemerintah kota bandung meluncurkan portal terintegrasi yang bersii semua layanan dan informasi

terpadu. Selain iut, pemkot bandugn juga meluncurkan layanan command center yang dapat menyediakan berbagai informasi di lingkup pemerintahan

Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan aspirasinya melalui forum dengan berbagai topik yang tersedia

Semarang

Selain Jakarta dan Bandung, semarang juga meluncurkan program smart city yang mengintegrasikan kegiatan seluruh organisasi perangkat daerah di semarang pada situation room

pada situation room, setiap pelayanan dan pembangunan secara real time akan terpantau, termasuk data-data statistik terkait. selain itu, situation room difungsikan untuk memantau kondisi lalu lintas, mendeteksi wilayah banjir, mengontrol kecepatan armada BRT Trans Semarang, hingga memantau harga pokok di pasar

sumber Seperti Apa Perkembangan “Smart City” di Indonesia?